SANG PEMIMPI : ketika cita – cita harus diperjuangkan

Akhirnya most awaited movie by neonsign Sang Pemimpi rilis tanggal 17 Desember 2009 lalu. Film Sang Pemimpi yang masih kelanjutan dari Laskar Pelangi ini bercerita mengenai Ikal dan saudara sepupunya, Arai, serta sahabatnya, Jimbron, pada usia remaja, dan mengisahkan mengenai anak remaja yang mencari identitas diri dan seksualitas pada usia 17 tahun.

Ikal masih merindukan cinta pertamanya yang telah pergi dari Belitung Si Kuku Cantik A Ling, menyisakan hanya kenangan dan sebuah kotak kaleng yang bergambarkan menara Eiffel. Arai, seorang playboy bergaya Melayu, jatuh cinta kepada teman sekelasnya Zakiah Nurmala yang tampaknya bertepuk sebelah tangan. Sementar itu, Jimbron berangan-angan untuk menyelamatkan Laksmi, seorang gadis muda yang bekerja di sebuah pabrik cincau. Bersama-sama, ketiganya berusaha untuk mengatasi masalah-masalah yang mereka hadapi.

Sang Pemimpi diperankan oleh beberapa artis terkenal serta artis film pendatang baru asli Belitung. Hanya beberapa pemeran dari Laskar Pelangi yang dipertahankan untuk turut dalam film ini. Vikri Setiawan, Ahmad Syaifullah, Azwir Fitrianto, Sandy Pranatha, dan Zulfanny adalah para pemeran asli Belitung. Baca tulisan ini lebih lanjut

NINJA ASSASSIN : kembalinya sang ninja

Masih ingat dengan karakter berpakaian serba hitam yang jago bela diri, pandai menghilang dan cuma kelihatan matanya doang!.. Yap, Ninja kembali hadir lewat film rilis terbaru berjudul Ninja Assassin. Plotnya berkisah tentang sebuah klan ninja bernama Ozunu Clan. Semua orang mengira bahwa Ozunu Clan, sebuah klan pembunuh yang tak akan ragu-ragu menghabisi nyawa orang, hanyalah sebuah mitos yang hidup dalam masyarakat selama ratusan tahun. Tapi mitos itu adalah sesuatu yang nyata buat Raizo (Rain) karena Raizo adalah bagian dari Ozunu Clan. Raizo adalah salah satu mesin pembunuh klan ini. Baca tulisan ini lebih lanjut

SURROGATES : hidup sempurna penuh kepalsuan

Di jalanan kota berlalu lalang para pria dan wanita sempurna. Mereka tampak muda, tegap, segar, dan tak kenal sakit. Mereka adalah surrogate.

Surrogates, yang juga menjadi judul film, adalah robot-robot pengganti manusia. Manusia asli cukup tinggal di rumah. Mereka mengoperasikan unit surrogate masing-masing dari rumah yang aman. Dari polisi, bankir, pengusaha, sampai pemilik salon, semua beraktivitas tanpa perlu berkeringat. Mereka semua melakukan itu karena ingin kesempurnaan hidup yang mungkin tidak bisa diwujudkan oleh manusia biasa.

Dunia, dalam waktu 15 tahun sejak teknologi surrogate ditemukan, menjadi lebih baik. Tingkat kriminalitas anjlok. Tak ada lagi rasa takut, karena 98 persen dari populasi dunia memakai robot pengganti. Di dunia yang tenteram seperti itu, Tom Greer (diperankan oleh Bruce Willis) adalah seorang agen Biro Penyelidik Federal (FBI) berbasis di Boston.

Suatu kali Greer mendapati kasus pembunuhan. Operator robot pengganti yang rusak ditemukan tewas di mesin operasinya dengan otak terpanggang. Ini kasus langka. Biasanya, kerusakan robot pengganti tak berdampak apa pun terhadap operator. Operator tinggal membeli surrogate baru saja.

Greer pun menyelidiki kasus ini dengan dibantu agen pasangannya, Jennifer Peters (Radha Mitchell). Mereka menemukan alat pembunuh berteknologi lebih-canggih-lagi sebagai penyebab terbunuhnya sejumlah orang. Di tengah pengejaran, surrogate Greer juga rusak. Dia harus bangkit dari tidurnya dan menggerakkan otot-ototnya sendiri ke dunia yang berbahaya.

Dengan set masa depan, film ini dibuka dengan “sejarah” surrogate, dari penemuannya hingga pemasarannya. Juga keberadaan kaum minoritas yang antirobot pengganti, yang memilih tetap hidup dengan tubuhnya sendiri. Dipimpin Sang Rasul (Ving Rhames), mereka tinggal di kantong-kantong konservasi. Robot dilarang masuk kawasan itu. Baca tulisan ini lebih lanjut

DISTRICT 9 :film alien paling absurd

Film ini diawali layaknya sebuah film dokumenter, District 9 bercerita tentang pendaratan sebuah pesawat alien di Johannesburg, Afrika Selatan pada 20 tahun silam. Selang waktu berlalu, ras manusia lewat Multi-National United (MNU) mendatangi tempat pendaratan pesawat alien tersebut.

Ketika ditemukan, sekawanan alien terlihat sekarat, kelaparan, dan lemah tak berdaya. Anehnya, ras manusia malahan membiarkan kawanan alien itu hidup. Maklum, manusia mengincar teknologi persenjataan yang dibawa para alien.

Ujungnya, manusia itu menempatkan para alien itu pada satu wilayah khusus, yang disebut District 9. Para alien pun tumbuh dan berkembang. Selama masa observasi, sang manusia memberikan makanan kaleng khusus kucing bagi para alien.

Persoalan menjadi pelik ketika MNU berniat merelokasi kawanan alien yang telah berkembang menjadi 1,8 juta orang, dan hidup selama 20 tahun di District 9.

Wikus van der Merwe (Sharlto Copley), Kepala Pasukan Lapangan MNU menjadi orang yang mengemban tugas untuk memindahkan jutaan alien tadi ke District 10. Celakanya, saat memulai misinya, Wikus terinfeksi sebuah cairan. Tak berapa lama, cairan tadi mengubah lengan kiri Wikus layaknya alien.

Uniknya, tangan kiri alien Wikus menjadi berkah baginya. Dia memiliki keahlian untuk mengoperasikan senjata canggih para alien yang belum juga berhasil dipecahkan MNU.

Mengambil setting pada tahun 2010, District 9 mengungkap kembali catatan hitam politik apartheid yang terjadi Afrika Selatan. Figur alien sendiri adalah gambaran dari kaum non kulit putih yang kerap dimanfaatkan.

Inspirasi cerita District 9 diambil dari film dokumenter berjudul Joburg yang pernah digarap sang sutradara, Neil Blomkamp. Neil lahir dan tinggal di Johannesburg pada 30 tahun silam. Joburg, yang merupakan nama lain dari Johannesburg adalah film dokumenter yang merekam proses relokasi besar-besaran kaum non kulit putih dari district 6 Cape Town ke Cape Flats pada tahun 1966.

Kala itu, setidaknya 60.000 kaum kulit hitam tinggal selama kurang lebih 20 tahun dan dipaksa pindah sejauh 16 mil. Baca tulisan ini lebih lanjut

G.I. Joe : Rise Of The Cobra on August 7th, 2009

g_i_joe01Tanggal 7  Agustus tahun ini..Prepare for the big battle!! G.I. Joe pahlawan kartun tahun 1990an kembali menggerak lewat live action terbaru GI JOE : Rise of The Cobra arahan sutradara Stephen Sommers. Setelah enam tahun penggarapan dan empat kali ganti naskah, G.I. Joe akhirnya siap dirilis sebagai film perang berteknologi tinggi.

“Hampir semua teknologi yang ada di film ini benar-benar bisa direalisasikan 20 tahun lagi,” kata Stephen Sommers, sutradara G.I. Joe: The Rise of Cobra. Baca tulisan ini lebih lanjut

BATMAN GOTHAM KNIGHT : enter the world of Batman

gotham-knightSiapa tak kenal jagoan bertopeng kita ini…Batman sang pembela kebetulan… Setelah Neonsign ingin mencari sesuatu yang definetely baru, akhirnya kami memutuskan menonton film berjudul “Batman Gotham Knight”, sebuah film animasi Batman terbaru keluaran DC Comics. Penggarapan film animasi ini “Animatrix” banget, tau kan film Matrix versi animasi dan terus terang kami sangat menyukai penggarapan animasi ini karena bisa memberikan sesuatu yang baru pada alter ego Kang Bruce Wayne ini. Film ini dibagi menjadi enam cerita pendek (sangat pendek ..sayangnya :( ) yang bercerita tentang gap antara Batman Begins dan The Dark Knight. Adapun cerita tersebut adalah sebagai berikut : Baca tulisan ini lebih lanjut

UP : tribute movie 4 a cancer boy

UP

UP

Carl Fredricksen adalah bocah pendiam yang bersahabat dengan cewek tomboy bernama Ellie, yang ternyata sama-sama mengidolakan Charles Muntz, seorang penjelajah. Kemudian Carl dan Ellie menikah. Ellie sangat ingin pindah ke Paradise Falls di Amerika Selatan, dan mereka berdua berusaha menyisihkan pendapatan mereka untuk mewujudkan impian tersebut. Sayang, di saat kondisi finansial mereka sudah mampu untuk perjalanan, Ellie meninggal dunia. Tahun-tahun berlalu, Carl yang tidak mempunyai anak, suatu hari menerima surat dari Dewan Kota, bahwa dia harus pindah ke panti jompo. Carl yang tetap ingin mewujudkan impian Ellie untuk pergi ke Paradise Falls membuat ribuan balon helium yang berhasil menerbangkan rumahnya. Tapi dia tidak sendirian, karena ternyata ada seorang pramuka, Russel, yang ‘terbawa’ di teras rumahnya. Dan dimulailah petualangan mereka. Baca tulisan ini lebih lanjut

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.